Cara Kerja dan Permasalahan Amplifier

 

Sebagian musisi mungkin tidak begitu mendalami cara kerja sebuah Amplifier. kemungkinan banyak yang tahu ada juga yg tidak tahu. Saya akan memberikan sedikit gambaran mengenai " APA ITU AMPLIFIER " secara singkat dan mudah di mengerti !

sebagian dari kita hanya mengenal amplifier sebagai alat pendorong suara agar suara dapat terdengar kencang. artinya secara sederhana amplifier itu berfungsi sebagai alat pengolah sinyal suara yg mana suara di olah dan di besarkan powernya. tetapi caranya tidak sesederhana itu , dalam tread ini akan saya jelaskan :

saat bass anda colokan pada ampli bass dan anda utak-atik tone nya anda akan merasa ada perbedaan sound high , low , mid dan sebagainya. itu artinya anda sedang mengoprasikan bagian Preamp.

Preamp adalah bagian terdepan dari sebuah amplifier sebelum menuju ke bagian Power amplifier. disini sinyal itu diolah agar menjadi jelas ! di amplifier ada istilah :

1. Gain : fungsinya adalah untuk "menurunkan & manaikan" sinyal yg masuk
dari sebuah instrument ke amplifier. gain akan sangat berpengaruh terhadap sound dari instrument yg masuk . jika gain kita naikan karakter sound akan berubah . ada yg menjadi lebar tetapi kasar hingga Over ( di luar batas wajar ) dan sterusnya. jadi di gain ini biasanya kita menentukan kadar karakter sound kita .

2. Tone Control : bagian dimana berfungsi untuk mengolah sinyal suara yg masuk. kita dapat memainkan sinyal itu dengan memutar / menggeser control tone yang ada. jika tidak ada tone kontrol ini maka sinyal suara terdengar kecil atau flat biasa saja . karena tidak ada penambahan power pewarnaan suara. Di bagian inilah freqwensi suara di olah !

dengan adanya tone control kita bisa lebih mengangkat sinyal tone treble , midle , low dsb . sehingga sound itu dapat muncul dgn jelas ke permukaan sekehendak kita yg memainkannya.

3. VOLUME : di amplifier bass/gitar ini sering terletak diujung akhir di bagian Tone control . fungsinya adalah untuk memperbesar sinyal dari instrument yg sudah diolah preamp lalu masuk ke bagian PoweR ( Driver ) akirnya Volume bekerja sebagai : memperbesar suara dari amplifier ke speaker !

Semakin besar Volume kita buka semakin kencang suara yg keluar dari speaker. begitu sebaliknya.

4 POWER AMPLIFIER : ini tugas paling akhir dari bagian sebuah Amplifier ! dimana tugas power ampli ( driver ) ini adalah untuk mendorong sinyal yg sudah diolah preamp untuk di teruskan ke bagian speaker . kita mengenal ada ampli 30, 40, 50, 90 , 100, 120, 200 , 300 watt dan seterusnya ! ini adalah kekuatan dari daya dorong power tersebut ! akan tetapi itu tidaklah murni , bisa dikatakan ukuran 100 watt misalkan sudah dihitung dengan suara cacat nya. dinamakan RMS tidak cacat dan Peak suara cacat nya !

bagian power itu bekerja oleh berbagai jenis komponen untuk driver pendorong nya. Bagian nya ada Transistor atau juga ada Tube ( Tabung ) sebagai penguat nya. lalu ada Elco besar 3000ma keatas sebagai penyimpan arus , dioda , resistor dan tentunya Travo yang berperan penting menjaga ke stabilan kelistrikan ( Electrical ) bagian ini agar terjaga stabil. kalo di jelaskan secara detail rasanya tidak cukup disini. dari bagian inilah akan menghasilkan dorongan suara yang di teruskan ke bagian Speaker !

Jadi intinya sebuah amplifier itu berfungsi /bekerja seperti tersebut diatas!

Jika anda melihat di amplifier ada VU meter ( Volume unit meter ) maka itu adalah fungsinya untuk mengukur sinyal yg masuk dari Instrument ke amplifier.!! hal sejenis dapat anda lihat pada amplifier ASHDOWN misalnya.

sumber : www.streetbass.org

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar